Kesehatan Tidur, Tips Rumah, Tips Tidur

Benarkah Tidur dengan Kipas Angin Bikin Badan Tidak Sehat?

akibat tidur pakai kipas angin

Di negara tropis seperti Indonesia, cuaca yang panas tidak hanya terasa di siang hari saja. Di malam hari, udara panas pun kerap membuat banyak orang sulit tidur. Menggunakan kipas angin adalah salah satu cara untuk membuat istirahat jadi lebih nyaman.

Terlepas dari kenyamanan yang diberikan, ada kepercayaan di tengah masyarakat kita bahwa menggunakan kipas angin saat tidur tidak baik untuk tubuh. Benarkah? Apa saja akibat tidur pakai kipas yang perlu Anda ketahui? Simak penjelasannya berikut ini!

Memperburuk Alergi atau Asma

Akibat tidur pakai kipas angin yang pertama adalah risiko alergi atau asma Anda akan semakin parah. Jika Anda menyalakan kipas angin sebelum tidur, alergen seperti debu, tungau, serbuk sari dan partikel udara lainnya akan menyebar ke seluruh ruangan.

Ini akan membuat mereka yang menderita asma atau rentan terhadap reaksi alergi kemungkinan akan mengalami gejala atau kekambuhan. Anda mungkin akan bangun di pagi hari dengan sakit tenggorokan, hidung yang meler dan mata yang gatal.

Penelitian juga menunjukkan bahwa alergi musiman bisa menyebabkan gangguan tidur seperti sleep apnea, mendengkur dan kualitas tidur yang memburuk.

Kemungkinan Penyebaran Virus dan Kuman

Akibat tidur pakai kipas angin yang berikutnya adalah meningkatnya risiko penyebaran virus dan kuman. Beberapa jenis virus termasuk COVID-19 bisa menyebar lewat udara. Untuk mencegah hal ini, pastikan sirkulasi udara di dalam ruangan cukup baik untuk mencegah penyebaran virus dan kuman yang menyebabkan penyakit.

Bisa Menyebabkan Hidung Tersumbat

Akibat tidur pakai kipas angin ternyata juga bisa menyebabkan hidung tersumbat. Seperti yang kita ketahui, kipas angin membuat suhu tubuh menjadi konstan dan nyaman. Tapi ini bisa membuat hidung, mulut dan tenggorokan Anda kering. Untuk mengatasi kekeringan ini, tubuh akan memproduksi lebih banyak lendir yang pada akhirnya bisa menyebabkan hidung menjadi mampet.

Membuat Mata dan Kulit Menjadi Kering

Udara sejuk dan berangin bisa membuat kulit dan mata Anda menjadi kering. Bagi Anda yang memiliki masalah kulit seperti eksim, psoriasis atau mata kering, Anda akan lebih rentan terhadap efek samping ini. Karena itu, ada baiknya Anda tidak menggunakan kipas angin dalam waktu yang terlalu lama.

Bisa Memperparah Nyeri Otot

Menghirup udara sejuk dari kipas angin bisa menyebabkan otot menjadi tegang, bahkan bisa menyebabkan kram otot. Anda mungkin akan merasakan badan yang pegal-pegal setelah bangun tidur di pagi hari. Posisikan kipas angin pada jarak yang nyaman untuk menghindari nyeri dan kontraksi otot ini.

Suara Berisik Kipas yang Mengganggu

Akibat tidur pakai kipas angin yang terakhir berkaitan dengan suara yang dihasilkan oleh kipas angin itu sendiri. Meskipun pada dasarnya, tidak semua merek kipas berisik. Tergantung mere kapa yang Anda gunakan.

Tidak hanya itu, sebagian orang justru merasa bahwa suara kipas angin itu justru menenangkan. Tapi tidak sedikit yang merasa bahwa suara berisiknya justru bisa mengalihkan perhatian sehingga tidur jadi tidak nyenyak.

Itulah beberapa dampak tidur dengan menggunakan kipas angin yang perlu Anda ketahui. Perlu diingat bahwa dampak di atas mungkin tidak dirasakan oleh semua orang. Selama Anda masih merasa nyaman dan kesehatan Anda tidak terganggu meskipun tidur dengan menggunakan kipas angin, maka itu tentu bukan masalah.

Tagged ,

About tokoinoac.com

Toko INOAC merupakan toko resmi kasur busa dan sofa bed yang diproduksi oleh PT. Inoac Polytechno Indonesia.
View all posts by tokoinoac.com →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *