Tips Tidur

Tidur Nyaman Saat Traveling

Banyak orang mengeluh kesulitan tidur di tempat baru yang terasa asing. Hal ini juga kerap dialami oleh orang-orang yang melakukan traveling. Tidak peduli seberapa nyaman pun kasur yang ada di kamar hotel Anda dan tidak peduli seberapa lelahnya tubuh, mata Anda rasanya tidak mau terpejam. Orang-orang biasa menyebut gejala ini dengan travel insomnia.

Fenomena ini ternyata bukan hal yang asing. Hal ini konon karena otak menjadi lebih awas di lingkungan baru. Karena Anda belum berasa terbiasa dan menyesuaikan diri dengan tempat Anda tidur, otak akan membuat peringatan secara otomatis kalau-kalau ada potensi bahaya di sekitar. Inilah yang membuat Anda jadi lebih sering terbangun dan durasi tidur menjadi pendek.

Mengalahkan Travel Insomnia

Meskipun jarang disebutkan, tapi tidak ada yang bisa membantah bahwa kualitas tidur sama pentingnya dengan kualitas makanan yang kita makan. Saat dalam perjalanan, kita tidak tahu apakah hotel yang kita tinggali akan berisik atau tidak. Kadang ada penghuni lain yang mendengkur atau mungkin mengigau. Keadaan ini jelas akan mengganggu Anda selama perjalanan.

Lantas bagaimana caranya menyiasati masalah ini? Pertama, mulailah dengan mengepak barang-barang penting yang akan membantu istirahat Anda selama perjalanan. Jika Anda adalah tipikal orang yang sering kesulitan tidur jika tidak di rumah, pastikan Anda membawa:

  • Earplug. Penutup telinga ini akan sangat membantu Anda mengatasi kebisingan tidak terduga yang mungkin muncul selama perjalanan. Bawalah setidaknya 3 set untuk berjaga-jaga karena benda ini sangat kecil dan mudah hilang
  • Eyemask. Bagi Anda yang tidak bisa tidur kecuali dalam keadaan gelap, masker mata adalah senjata yang paling ampuh untuk mengatasinya. Masker mata bisa menghalangi Anda dari cahaya ketika harus tidur di tempat umum seperti bandara, atau ketika Anda harus berbagi ruangan dengan orang banyak. Anda tentu tidak ingin tersentak tengah malam karena seseorang menyalakan ponselnya, bukan?
  • Headphone dengan kualitas bagus. Jika Anda adalah orang yang lebih mudah tertidur dengan mendengarkan musik atau efek suara, maka jangan lupakan pelantang telinga Anda. Putar musik kesukaan dan singkirkan semua kebisingan di luar yang mengganggu tidur Anda.
  • Bantal leher. Bantal leher sebenarnya tidak terlalu penting jika Anda tidur di kamar hotel. Namun ketika Anda berada dalam perjalanan atau mungkin harus menunggu lama di bandara untuk penerbangan lanjutan, bantal ini akan sangat membantu.
  • Selimut kecil. Ada orang yang merasa lebih nyaman dan nyenyak jika tidur dengan menggunakan selimut. Anda juga bisa membawa selimut yang biasa digunakan di rumah untuk membuat Anda merasa lebih nyaman seperti sedang berbaring di kamar sendiri.
  • Minyak essence. Berbagai jenis wewangian seperti essence lavender, bergamot atau sekadar minyak kayu putih akan membantu Anda untuk lebih relaks dan mudah tertidur.

Hal selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk menyingkirkan masalah sulit tidur dalam perjalanan adalah dengan mengatur pola makan. Pastikan nutrisi Anda tercukupi sebelum Anda melakukan perjalanan. Traveling adalah kegiatan yang melelahkan. Tanpa tidur dan makanan yang bergizi, Anda mungkin akan kelelahan bahkan sakit.

Makanlah makanan yang banyak mengandung magnesium dan potasium karena kedua zat ini mampu membantu tubuh Anda jadi lebih relaks sebelum tidur. Kalsium membuat otot berkontraksi sementara magnesium bisa membantunya untuk berelaksasi. Jika Anda ingin meminum suplemen kalsium dasn magnesium, minumlah di pagi hari.

Beberapa jenis makanan yang tinggi kandungan potasium dan magnesium antara lain daun-daunan hijau pekat, ikan, kacang-kacangan dan biji-bijian, pisang, avokad, kacang putih serta air kelapa. Anda juga disarankan untuk mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat sebelum tidur.

Pastikan juga lemak sehat masuk ke dalam santapan harian Anda. Seperti yang kita tahu, lemak berperan penting untuk melancarkan metabolisme. Ini akan membantu tubuh siap untuk tidur.

Selain kedua hal di atas, penting bagi Anda untuk mengatur lifestyle selama dalam perjalanan. Meskipun dianggap sebagai aktivitas yang menyenangkan, ada banyak hal dalam perjalanan yang mungkin membuat Anda malah jadi stres.

Menulis jurnal sebelum tidur untuk mengeluarkan unek-unek selama perjalanan merupakan salah satu ide bagus. Anda bisa menulis apa saja yang Anda lakukan seharian dan hal-hal menarik apa yang Anda temukan selama perjalanan hari ini. Jurnal ini juga bisa sekalian dijadikan kenang-kenangan saat Anda sudah kembali nanti.

Olahraga pernapasan di malam hari juga bisa Anda lakukan untuk mengurangi aktivitas otak yang berlebihan. Pertama, tutup mata Anda, ambil napas dalam dari hidung hingga memenuhi dada. Tahan selama 5 sampai 10 detik dan pikirkanlah satu hal paling menyenangkan yang pernah terjadi dalam hidup Anda. Setelahnya, buang dari mulut. Ulangi sampai 5 kali.

Jika Anda suka bermeditasi, cara ini juga bisa Anda pilih. Fokus pada pernapasan dan biarkan semua beban yang Anda rasakan hari ini keluar. Ini sangat dianjurkan bahkan ketika Anda sedang tidak melakukan traveling sekalipun.

Tujuan meditasi sebenarnya bukanlah menghilangkan pikiran sama sekali. Meditasi adalah menenangkan pikiran, sekalipun saat itu ingatan yang tidak menyenangkan muncul. Bayangkan seolah Anda sedang meletakkan beban itu di atas daun dan air sungai membawanya pergi. Dengan cara ini, Anda akan menguasai pikiran sendiri sehingga hal-hal yang buruk sekalipun tidak akan memengaruhi Anda lagi.

Tips untuk Tetap Tidur Nyenyak Selama Perjalanan

Traveling adalah pengalaman yang menyenangkan. Entah Anda menempuh perjalanan melintasi benua dengan perbedaan waktu, atau sekadar melakukan perjalanan ke daerah yang tidak terlalu jauh. Selalu ada hal baru yang bisa dilihat, makanan baru yang bisa dicoba dan berbagai pengalaman yang mungkin belum pernah Anda rasakan sebelumnya.

Namun aktivitas ini tetaplah menguras tenaga. Meski Anda bukan tipikal orang yang susah tidur di tempat asing, kelelahan bisa mengganggu pola tidur. Akibatnya, Anda jadi sering terbangun tengah malam dan harus menghadapi hari dengan tubuh yang kurang fit.

Untuk memaksimalkan waktu tidur selama liburan, ada beberapa hal yang bisa Anda coba. Simak beberapa tips berikut ini:

  • Pesanlah Kamar Dengan Teliti

Anda mungkin tidak bisa memastikan apakah lingkungan di sekitar penginapan akan tenang seperti harapan. Tapi setidaknya Anda bisa meminta pihak hotel menyediakan kamar yang berada jauh dari eskalator, tangga atau ruangan umum. Ini bisa membantu menghindarkan Anda dari kebisingan-kebisingan yang mengganggu tidur malam Anda.

  • Berolahragalah

Meskipun Anda melakukan perjalanan mewah, pastikan untuk menyisihkan waktu berolahraga. Menjaga tubuh tetap aktif selama siang hari akan membantu Anda untuk tidur nyenyak. Anda juga bisa berjalanan kaki menuju destinasi terdekat ketimbang naik taksi.  Kalau hotel tempat Anda menginap menyediakan layanan gym, Anda bisa memanfaatkannya. Tapi ingat, jangan berolahraga tepat sebelum jam tidur karena ini malah akan membuat Anda jadi semakin susah tidur.

  • Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi

Selama perjalanan, menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah hal penting. Dalam sebuah artikel yang dimuat di The Huffington Post, Russell Rosenberg, Ph.D, seorang pakar tidur dan ketua dewan National Sleep Foundation menulis bahwa dehidrasi adalah penyebab kelelahan selama perjalanan. Terutama jika Anda traveling dengan menggunakan pesawat. Kabin pesawat kadang kondisinya terlalu kering, jadi pastikan Anda tetap minum sebelum dan seduah penerbanhgan Anda. Tidak hanya membantu tidur lebih cepat, tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membuat Anda lebih segar dan memiliki banyak energy untuk menikmati kegiatan liburan yang sudah direncanakan.

  • Manjakan Diri Anda

Traveling bisa menguras banyak hal dari Anda: uang, waktu, tenaga dan pikiran. Meskipun Anda harus menghadapi banyak masalah selama perjalanan: delay pesawat atau bahkan kehilangan koper, jangan biarkan itu membuat Anda jadi stres. Coba singkirkan tekanan itu dengan mencari waktu memanjakan diri. Anda bisa membeli secangkir teh kesukaan Anda untuk menenangkan diri, memanjakan diri dengan pijat dan spa yang ada di dalam hotel atau tidur untuk mengembalikan mood. Meskipun melakukan perjalanan untuk urusan kerja, memanjakan diri sendiri tetap harus masuk ke dalam agenda.

  • Atur Kamar Sesuai dengan Selera Anda

Jauh dari rumah kadang membuat Anda merasa kehilangan arah, terutama ketika waktu tidur tiba. Keadaan sekitar yang asing membuat mata tak mau terpejam dan akhirnya Anda hanya menghabiskan malam berguling ke sana kemari tanpa benar-benar tidur.

Dalam sebuah artikel yang ditulis untuk Conde Nast traveler, pakar tidur dari The Benjamin Hotel, Rebecca Robbins merekomendasikan Anda untuk menata kamar agar terasa seperti ruangan yang biasa Anda tempati di rumah. Cobalah membawa beberapa barang yang ada di kamar, bisa berupa bantal kecil atau selembar selimut.

Foto keluarga atau hewan kesayangan juga bisa Anda pajang untuk membuat suasana asing jadi berkurang. Ini akan membuat tubuh terasa lebih rileks dan Anda pun jadi lebih mudah tertidur. Jika Anda punya bantal khusus untuk tidur, bantal busa misalnya, Anda bisa bertanya apakah pihak hotel bisa menyediakannya untuk Anda.

  • Jaga Rutinitas Tidur Anda

Entah untuk perjalanan bisnis atau pelesiran, ada kemungkinan besar Anda akan sibuk sepanjang hari. Godaan untuk menghabiskan waktu hingga larut malam untuk bersenang-senang akan selalu ada. Tapi ingat, bahwa istirahat yang cukup adalah kunci penting untuk menjaga liburan agar tetap menyenangkan. Pastikan Anda tidak melanggar waktu tidur yang biasa Anda tetapkan selama Anda di rumah.

Jika sebelum tidur Anda terbiasa membaca buku, cobalah untuk tetap melakukannya. Tubuh biasanya akan terbiasa dengan rutinitas harian Anda. Jadi ketika Anda sudah memberi signal dengan membaca, tubuh bisa merespon sinyal itu sebagai pertanda kalau sudah waktunya bagi Anda untuk tidur.

  • Hindari Alkohol dan Kafein

Ketika Anda kesulitan tidur, godaan untuk menyesap bir atau wine mungkin akan muncul. Memang benar jika alkohol bisa membantu Anda untuk tidur. Namun alkohol bersifat inhibitor terhadap tidur REM. Artinya ketika Anda minum alkohol sebelum tidur, Anda memang akan tidur tapi istirahat yang didapatkan tidak akan maksimal.

Hindari juga meminum kopi sebelum tidur karena kafein akan membuat Anda terjaga. Pertimbangkan untuk minum segelas susu hangat, teh herbal atau teh kamomil. Selain tidur akan jadi lebih nyenyak, Anda juga akan bangun dalam keadaan lebih segar.

Tips Tidur di Tempat Umum Selama Perjalanan

Salah satu masalah tidur yang kerap dialami saat sedang bepergian adalah saat Anda harus menghabiskan waktu di bandara atau terminal bus. Jika memang Anda harus menghadapi keadaan seperti ini, simak beberapa tips berikut!

  • Siapkan Plan B

Jika Anda terpaksa harus tidur di bandara, Anda mungkin akan menemukan kondisi di mana bandara tidak menyiapkan fasilitas yang memadai dan Anda harus siap dengan konsekuensi harus tidur di atas kursi. Meskipun kamu tidak mungkin akan diusir, tapi pastikan kamu menyiapkan tiket untuk sekadar berjaga-jaga kalau-kalau petugas bandara ingin membuktikan penerbangan lanjutan Anda. Dan kalau rencana Anda tidur di bandara tidak bisa berjalan sebagai mana mestinya, mungkin Anda harus melakukan plan B: mencari lounge yang disediakan bandara atau menyewa hotel kapsul yang biasa ada di bandara-bandara besar.

  • Persiapkan Semua dengan Baik

Saat harus tidur di bandara atau di stasiun, Anda mungkin akan memerlukan perlengkapan mulai dari earplug, eyemask hingga selimut tipis. Jangan lupa persiapkan semua dan taruh di ransel yang Anda bawa (jangan di dalam koper) agar Anda lebih mudah menemukannya. Untuk berjaga-jaga jika Anda tidak bisa tidur atau penerbangan Anda masih lama, siapkan MP3, laptop atau buku untuk menghilangkan bosan. Beberapa camilan dan air minum akan sangat membantu.

  • Tetap Aman

Tidur di tempat terbuka selain kurang nyaman, masalah keamanan juga menjadi dilemma tersendiri. Anda tentu tidak mau mengambil risiko kehilangan barang-barang saat sedang tertidur. Cobalah cari sudut di mana Anda bisa menemukan kamera CCTV. Jika Anda bepergian sendiri, dianjurkan untuk tidur di dekat traveler lain. Jika perlu, minta bantuan mereka untuk saling mengawasi. Yang terpenting adalah tetap cerman dan jaga semua barang bawaan Anda tetap aman.

  • Pakailah Pakaian yang Nyaman

Sebelum berangkat, terutama jika Anda melakukan penerbangan lanjutan dari bandara yang tidak berada di dalam negeri, penting untuk mengetahui bagaimana musim dan suhu di sana. Jika negara tempat transit Anda sedang musim dingin, jangan sampai Anda terganggu untuk tidur karena salah mengenakan pakaian. Sebaliknya, jangan berpakaian terlalu tebal jika Anda harus menunggu di bandara dengan suhu panas.

  • Waspada Jika Anda Bepergian Sendiri

Solo traveling bisa jadi hal yang sangat menantang dan menyusahkan. Terutama jika Anda harus menunggu selama berjam-jam. Menjaga barang bawaan tetap aman adalah tugas berat yang harus Anda emban sendirian. Ingat untuk tidak meninggalkan barang-barang Anda sembarangan meskipun hanya sekadar ke kamar mandi.

Salah satu masalah yang sering dialami oleh orang yang traveling adalah kesulitan tidur. Ini biasanya diakibatkan karena otak kita lebih awas dengan lingkungan baru. Anda bisa mengatasi masalah ini dengan beberapa cara seperti memesan kamar yang berada jauh dari tangga/eskalator/lift dan tempat umum lainnya.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi selama perjalanan juga merupakan kunci untuk tidur yang nyenyak. Anda juga bisa membawa barang-barang kecil dari rumah dan meletakkannya di dalam kamar agar perasaan asing bisa berkurang. Hindari minum minuman yang mengandung alkohol dan kafein sebelum jam tidur. Pertahankan rutinitas tidur yang Anda seperti biasa untuk mendapatkan tidur nyenyak dan perjalanan yang menyenangkan.

Tagged , ,

About tokoinoac.com

Toko INOAC merupakan toko resmi kasur busa dan sofa bed yang diproduksi oleh PT. Inoac Polytechno Indonesia.
View all posts by tokoinoac.com →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *