Kamar Tidur, Kesehatan Pikiran, Kesehatan Tidur, Tips Tidur

Cari Tahu Warna Lampu yang Baik untuk Mata di Sini

warna lampu yang baik

Percaya atau tidak, tidak semua sumber cahaya yang Anda pilih bisa jadi warna lampu yang baik untuk mata. Sebuah studi pada tahun 2011 di American Journal Public Health menemukan bahwa ada peningkatan penyakit mata sebanyak 12% karena paparan cahaya lampu ‘dingi’ yang terang dan berpendar.

Kalau Anda sedang berpikir cara untuk menata ruang di mana Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu, saatnya untuk mendekor ulang. Selain mempercantik ruangan dengan dekorasi, memilih warna lampu yang baik untuk mata juga harus dilakukan dengan cermat.

Bagaimana Warna Lampu Berdampak pada Mata?

Di era teknologi yang berkembang pesat, mata kita terus-terusan terpapar berbagai sumber cahaya. Baik yang berasal dari ponsel, laptop atau televisi. Dengan paparan cahaya yang konstan ini, ada jenis cahaya yang berbahaya daripada yang lain.

Cahaya memiliki spektrum panjang gelombang. Cahaya yang paling biasa kita lihat sebagai cahaya tampak, punya panjang gelombang antara 380 sampai 700 nm. Warna merah atau warna yang lebih hangat punya gelombang yang lebih panjang. Sedangkan warna biru yang dingin, memiliki panjang gelombang yang lebih pendek. Semakin pendek panjang gelombang, semakin tinggi energi cahaya. Oleh karena itu, paparan blue light terus menerus terutama yang bersumber dari gadget, paling berbahaya untuk retina mata.

Jadi, Apa Warna Lampu yang Baik untuk Mata?

Sebenarnya, tidak ada warna lampu yang baik untuk mata. Tapi, warna lampu tertentu memang bisa memengaruhi orang yang melihatnya. Saat ini, kita bisa menemukan lampu LED yang warnanya bisa dikustomisasi untuk memancarkan cahaya tertentu sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, paparan konstan terhadap blue light atau cahaya biru terbukti lebih berbahaya daripada warna lain karena panjang gelombang yang lebih pendek yang dipancarkan. Namun menariknya, cahaya biru justru bisa membantu meningkatkan mood dan perhatian di siang hari.

Bagi Anda yang ingin bersantai atau bersiap untuk tidur, paparan lampu hijau bisa membantu mengatur ritme sirkadian tubuh. Namun penting untuk diingat bahwa paparan yang berlebihan terhadap lampu hijau justru bisa berefek sebaliknya.

Warna cahaya yang lebih hangat juga bisa digunakan untuk Anda yang ingin tidur karena panjang gelombangnya yang lebih panjang. Energi cahaya yang dipancarkan dari warna hangat tidak akan membebani mata seperti warna dingin. Cahaya kuning misalnya, adalah kontras terbaik untuk cahaya biru yang bisa melindungi retina mata.

Warna Lampu yang Baik untuk Tidur

Berdasarkan sebuah riset yang dilansir dari Science Made Fun ditemukan bahwa warna lampu yang baik untuk tidur ternyata adalah warna merah. Penemuan ini didapat dari penelitian yang dilakukan pada hamster. Hamster yang terpapar cahaya merah di malam hari terbukti memiliki gejala depresi yang lebih sedikit dan perubahan otak yang positif dibanding dengan hamster yang terpapar cahaya biru atau putih. Meski begitu, tidur dalam keadaan gelap ternyata masih lebih dianjurkan.

Mengapa warna merah adalah yang terbaik? Sel fotosensitif khusus yang disebut ipRGC terletak di retina mata kita. Sel-sel ini mampu mendeteksi cahaya apapun dan mengirim pesan ke bagian otak yang membantu mengatur jam sirkadian tubuh. Ini adalah jam utama tubuh yang membantu menentukan kapan orang merasa mengantuk dan terjaga. Sel-sel ipRGC ini paling sensitif terhadap panjang gelombang cahaya biru dan paling tidak sensitif terhadap panjang gelombang merah.

Itulah warna lampu yang baik untuk mata yang bisa Anda pertimbangkan untuk berbagai kebutuhan.

Tagged

About tokoinoac.com

Toko INOAC merupakan toko resmi kasur busa dan sofa bed yang diproduksi oleh PT. Inoac Polytechno Indonesia.
View all posts by tokoinoac.com →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *